This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 20 September 2018

Andibena Kogoya, Masyarakat Terlindungi Dengan Adanya TNI/Polri di Lanny Jaya

Knpbtimikanews, Jayapura - Masyarakat Lanny Jaya mengapresiasi kinerja Aparat TNI/Polri yang selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua Masyarakat Lanny Jaya, dan juga selalu siap membantu Masyarakat yang mendapat kesusahan.
Share:

Rabu, 19 September 2018

Jhon Tokoro, Masyarakat Dukung Penegakan Hukum Untuk Kelompok Separatis di Lanny Jaya


Knpbtimikanews, Jayapura - Penegakan Hukum yang dilakukan oleh Aparat Kemanan di Kabupaten Lanny Jaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi Masyarakat dari Kelompok-kelompok yang melakukan perlawanan kepada Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hal tersebut di Kemukan oleh Pengamat Politik dan Pembanhunan Papua Jhon Tokoro yang menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh aparat keamanan sangat tepat dan benar agar kelompok yang melawan Kedaulatan Negara harus di tindak tegas dan ditangkap.

"Harus ada Penegakan Hukum yang tepat kepada kelompok-kelompok tersebut, agar tidak melakukan perlawan dan penindasan kepada aparat kemanan maupun Masyarakat yang ada di Kabupaten Lanny Jaya, sehingga Kabupaten Lanny Jaya tetap aman tanpa ada gangguan,"Kata Jhon.

Jhon juga menilai bahwa Nioluen Kotoui yang juga anggota DPR Papua harus mendukung Aparat Keamanan, sehingga proses penegakan hukum kepada kelompok-kelompok yang melawan Kedaulana Negara Kita di Tangkap dan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Jangan hanya karena mau mencari dukungan Rakyat Papua untuk Pileg 2019, Niolueen Kotouki menjatuhkan Aparat keamanan yang sudah bekerja keras untuk menjaga Kemanan dan Kedaulatan Bangsa kita, agar tidak terpecah belah oleh kelompok-kelompok tersebut,"tandas Jhon Tokoro dengan tegas.
Share:

Suzana Wanggai, Kunjungan Gubernur Papua Membahas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia - PNG


Jayapura - Gubernur Papua, Lukas Enembe melakukan kunjungan kerja serta memenuhi undangan Gubernur National Capital District (Port Moresby), Powes Parkop menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan PNG Ke - 43.

Dalam kunjungan kerja tersebut Gubernur Papua Lukas Enembe yang di dampingi oleh Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai, mrmbahas tetang pertumbuhan Ekonomi serta kerja sama antara Indonesia dan PNG dalam meningkatkan perekonomian kedua Negara.

"Kunjungan kerja yang dilakukam oleh Gubernur Papua untuk membahas pertumbuhan ekonomi serta silahturami antara Gubernur Papua dan Gubernur Gubernur National Capital District (Port Moresby) dan menghadiri Hari Kemerdekaan PNG Ke - 43 Tahun,"kata Wanggai.

Perdana Menteri PNG, Peter ONeill dalam pidato kenegaraannya menyebutkan bahwa saat ini Negara yang dipimpinnya sedang fokus dalam persiapan penyelenggaraan Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) yang akan diselenggarakan di Port Moresby pada bulan November tahun ini. 

“APEC akan menjadi ajang mempromosikan PNG sebagai pintu gerbang Ekonomi Pasifik. Kami berterima kasih kepada Negara-negara sahabat, terutama Negara-negara Pasifik yang telah memberikan dukungan kepada kami untuk menjadi tuan rumah APEC,” kata ONeill.
Share:

Senin, 17 September 2018

Sengberd Pahabol: Viktor Yeimo Seharusnya Bertanggung Jawab Atas Tertangkapnya RW


Knpbtimikanews, Jayapura - Ketua Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Yahukimo Sengberd Pahabol mengecam dan mengutuk pernyataan Ketua KNPB Pusat Victor Yeimo yang tidak bertanggung jawab atas penggeledahan markas KNPB wilayah Timika oleh aparat gabungan TNI-POLRI.

Menurut Sengberd Pahabol, Ketua KNPB Pusat Victor Yeimo seharusnya bertanggung jawab atas ditangkapnya RW yang merupakan anggota dari KNPB wilayah Yahukimo, sampai saat ini Viktor Yeimo belum memberikan pernyataan resmi selaku ketua umum KNPB pusat. 

"Victor Yeimo harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi saat ini, baik menyangkut RW maupun penggeledahan markas KNPB wilayah Timika bukan diam dan menulis status di Facebooknya.

Sengberd menambahkan bahwa RW mengambik amunisi dari KNPB wilayah Timika untuk dibawa ke Yahukimo itu atas sepengetahuan Viktor Yeimo selaku ketua umum KNPB, namun sangat disayangkan sampai saat ini belum ada pernyataan resmi oleh KNPB pusat, ingkar sengberd.
Share:

Minggu, 16 September 2018

Yanto Awerkyon Kecewa Dengan Peryataan Ketua KNPB Pusat


Knpbtimikanews, Jayapura - Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat tidak bertanggung jawab atas penggeledahan yang dilakukan oleh Aparat Kepolisian di Markas KNPB Timika kemarin (15/09) di Jalan Sosial Timika.

Dalam postingan Facebooknya Victor Yeimo selaku Ketua KNPB menyatakan "Saya tidak bertanggung jawab atas penangkapan 8 anggota KNPB Wilayah Timika, bahwa KNPB wilayah Timika tidak sejalan dengan saya, barang-barang yang disita TNI/Polri berupa amunisi dan pistol rakitan milik KNPB wilayah Timika dan tidak ada kaitannya dengan KNPB Pusat".

Victor juga  dalam postingan tersebut mengatakan, Ruben Wakla adalah intel KNPB wilayah Timika, dan saya tidak ada kaitannya dengan Ruben Wakla, dia yang menyimpan amunisi dan bom molotov bukan atas perintah saya.

Menanggapi postingan tersebut Wakil Ketua KNPB Timika Yanto Awerkyon mengatakan bahwa semua yang dilakukan oleh KNPB Timika adalah perintah dari KNPB Pusat sehingga, Victor Yeimo harus bartanggung jawab dan jangan menyalahkan Anggota KNPB yang lain.

"KNPB Pusat harus bertanggung jawab, karena apa yang dilakukan saat ini berdasarkan perintah dari KNPB pusat, dan apa bila Ketua KNPB Victor Yeimo tidak mau bertanggung jawab atas apa yang terjadi mendingan KNPB kita bubarkan saja,"tegas Wakil Ketua KNPB Timika Yanto Awerkyon.
Share:

Sabtu, 15 September 2018

Benny Wenda, KNPB Hanya Korbankan Orang Asli Papua Untuk Keuntungan Sendiri

Knpbtimikanews, Jayapura - Menanggapai penangkapan terhadap Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupten Mimika Kemarin (14/09), Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda Angkat bicara dan menyesalkan perbuatan yang telah dilakukan KNPB, Sabtu (15/09/2018).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan Telpon Benny Wenda mengungkapkan bahwa perbuatan yangdilakukan oleh KNPB sangatlah tidak bernar dan hanya menyusakan Masyarakat serta perjuangan Papua untuk Masuk dalam Pasific Island Forum (PIF) dan Angenda Sidang Persekutuan Bangsa-Bangsa (PBB) mendatang.

"Tindakan yang dilakukan oleh KNPB adalah mengorbankan Masyarakat Papua yang tidak bersalah dan berdosa sehingga Papua semakin terbelakang dalam kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP), akibat perbuatan keji yang  sudah dilakukan oleh Organisasi KNPB kepada semua Masyarakat Papua,"kata Benny Wenda.

Benny juga menambahkan bahwa sampai dengan saat ini Victor Yeimo tidak bisa mempertanggung jawabkan apa yang sudah dilakukan anggotanya kepada Orang Asli Papua (OAP), sehingga menurut sudut pandang ULMWP Victor Yeimo dan Organisasinya harus dibubarkan dan ditindak tegas oleh aparat keamanan yanh ada di Papua.

"Victor Yeimo bukanlah orang yang bertanggung jawab sehingga mengorbankan Masyarakat Papua untuk dijadikan Tumbal dalam perjuangan dan perlawanan melawan pemerintan indonesia,"pungkas Ketua ULMWP Benny Wenda.
Share:

Kamis, 06 September 2018

Warpo Wetipo, ULMWP Lebih baik Bubar Dari Pada Terus Menipu Masyarakat Papua


Jayapura - Pertemuan KTT Pasifik Isaland Forum (PIF) di Nauru, tidak mebawah kabar baik untuk United Liberation Moverment Fot West Papua (ULMWP) yang mana dalam pertemuan tersebut negara-negara Pasifik tidak membahas isu Papua.

Menurut Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Warpo Wetipo, Pertemuan yang sedang dilakukan di Nauru tidak membahas tentang Isu Papua melainkan membahas untuk kemajuan serta peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Negara Pasifik.

"Yang dibahas adalah SDM untuk Negara Pasifik bukan Isu Papua, dan sampai dengan hari ini belum ada Agenda Papua yang dibahas, sehingga kami dari pihak KNPB merasa bahwa ULMWP hanya membawah kegagalan untuk Masyarakat Papua,"kata Warpo.

Warpo juga menambahkan bahwa setiap pertemuan di Negara Pasifik tidak pernah ada pembahasan tentang Papua, tetapi ULMWP selalu menipu dengan mengatakan bahwa Isu Papua akan selalu di bahas oleh Negara Pasifik.

"Isu Papua tidak pernah dibahas oleh Negara-Negara Pasifik, karena Negara Pasifik merasa bahwa Papua lebih maju dan berkembang dari pada Negara-Negara yang ada didaratan Pasifik,"tutur Wetipo

Lagi Warpo juga mengatakan bahwa ULMWP sudah tidak pantas memperjuangkan Papua, karena apa yang selama ini dilakukan oleh ULMWP dianggap gagal dan tidak bisa membuktikan kepada Masyarakat Papua.

"Kalau memang ULMWP sudah tidak bisa berjuang untuk Papua meding dibubarkan saja, karena selamanya akan mempersulit masyarakat dan menipu semua Orang Asli Papua (OAP) yang ada disemua tempat,"tegas Aktivis KNPB Warpo Wetipo.
Share:

Support

ad300