This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 16 November 2017

Kelompok Kkb Putus Akses Jalan, Warga Kesulitan Makanan


Knpbtimikanews, Timika – Kelompok KKB melakukan aksi pengerusakan jembatan dan Jalan yang menghubungkan antar Kampung Kimbeli, Utikini dan Banti yang mengakibtkan akses jalan tersebut terputus.
Share:

Rabu, 15 November 2017

Benny Wenda : KKB Hanya Bikin Rusak Papua


Knpbtimikanews, Timika – Penembakan yang terjadi di Mil 69 oleh kelompok KKB terhadap seorang anggota Brimob di kecam keras oleh Ketua ULMWP Benny Wenda, karena Kelompok KKB menghabat Papua untuk Merdeka.

Benny Wenda menegaskan bahwa Kelompok KKB tersebut hanya suka membuat Kekacauan dan terus mengganggu Warga yang berada di tembagapura.

“Kelompok KKB itu suka membuat kekacauan dan hanya ingin membuat papua makin tidak disukai oleh Negara-Negara luar dan dukungan buat Papua semakin kecil di karenakan ulah Kelompok KKB,”ujar Benny.

Benny Wenda menambahkan bahwa sekarang Negara-Negara Pasifik yang mendukung papua sudah mundur akibat Kelompok KKB tersebut dan Papua juga sekarang sudah kehilangan akses untuk ke PBB.

Lanjut Benny sekarang tidak ada akses ke PBB akibat ulah dari kelompok KKB tersebut, mereka itu hanya memakai nama Papua merdeka untuk meminta uang dan perjuangan yang mereka lakukan itu tidak masuk akal dan hanya merugikan diri sendiri.

“Papua tidak butuh KKB karena mereka selalu merugikan Orang Asli Papua (OAP) dan selalu melakukan hal-hal yang diluarbatas manusiawi seperti Pemerkosaan terhadap Perempuan Papua dan sebagai Ketua ULMWP menolak dengan tegas Kelompok KKB,”tutup Benny Wenda
Share:

Dua Anggota Brimob Timika Ditembak KKB, Pdt. Socrates Angkat Bicara


Knpbtimikanews, Jayapura - Penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di area pertambangan PT. Freeport Indonesia di mil 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika kembali terjadi, Rabu 15/11/2017 dini hari.

Penembakan yang terjadi sekitar pukul 03.50 waktu di Papua menewaskan satu anggota Brimob atas nama Brigadir Firman dan satu anggota yang bernama Bripka Rumte mengalami luka tembak pada bagian punggung.

Pendeta Socrates Sofyan Yoman melalui telepon selulernya menyampaikan pertanyaan, pertanyaan kecil yang disampaikan Socrates yaitu “Mengapa OPM hanya menembak mati Brimob?,” ada apa tanyanya.

Coba kita renungkan itu, ada kongkalingkong apa di Freeport Tembagapura?, bukan kah di Tembagapura itu ada anggota TNI juga, mengapa Brimob yang menjadi sasaran tembak KKB.

Socrates juga berpesan kepada KKB hentikan penembakan, karena hal ini hanya akan menjadi penghambat usaha kami ULMWP di Luar negeri.


Operasi terpadu sedang dilaksanakan saat ini untuk membebaskan warga yang masih tersandera di kampung utini dan kimbely, operasi ini sudah melibatkan anggota TNI, namun penembakan masih juga terjadi.
Share:

PM Vanuatu Mengutuk Keras Aksi Penembakan KKB di Tembagapura


Knpbtimikanews, Jayapura – Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai mengutuk keras kejadian penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersejata yang berada di Timika Papua.

Charlot Salwai menambhkan bahwa Kelompok tersebut hanya akan membuat Papua tidak akan maju dan akan terus tertinggal dari Kota lain yang ada di Indonesia.

“Papua itu Kota besar dengan kekayaan alam yang melimpah tetapi kelompok KKB membuat Papua tertinggal dengan aksi-aksi penembakan, pemerasan dan pemerkosaan terhadap Orang Papua sendiri,”ujar Charlot Salwai

Charlot melajutkan dengan aksi yang dilakukan oleh kelompok KKB tersebut, selaku PM Vanuatu tidak lagi mendukung Papua untuk memperjuangkan Hak Penentuan Nasip Sendiri.

“Vanuatu tidak bisa mendukung Kelompok yang selalu melakukan kekerasan dan pemerkosaan seperti kelompok KKB itu karena hal tersebut sudah melanggar Ham berat,”tutup PM Vanuatu Charlot Salwai
Share:

Selasa, 14 November 2017

Sandera Tidak Diberi Makan Oleh TPN-OPM, Bayi Umur 5 Bulan Meninggal Dunia



Knpbtimikanews, Timika - Korban jiwa akibat penyanderaan kelompok TPN-OPM kembali bertambah, kali ini bayi yang masih berusia 5 bulan meninggal dunia akibat kekurangan asupan makanan, Ibu sang bayi sangat kelaparan, ASI yang dihasilkan sangat sedikit bahkan hampir tidak ada sehingga sang bayi tidak mendapatkan asupan makanan selama 2 hari dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya akibat kelaparan.


Sungguh biadab tindakan yang dilakukan oleh kelompok TPN-OPM, mereka tidak mempertimbangkan kondisi perempuan dan anak-anak yang seharusnya mendapat prioritas.


Ketika dihubungi melalui telepon seluler, Hitadipa Megau sebagai kepala kampung, mengaku sulit mendapatkan bahan makanan pokok, seorang bayi berusia 5 bulan, baru saja meninggal dunia akibat Ibu bayi tidak diberikan makanan.


“Kami kelaparan sudah 3 hari tidak makan, kios makanan sudah habis semua, anak kami Yuliance Murip baru meninggal karena kami belum makan dua hari”, ujarnya, Sabtu (11/11/2017).


Kios-kios bahan makanan yang ada di dalam kampung sudah dijarah dan dibakar oleh kelompok TPN-OPM, sehingga masyarakat saat ini hanya mengandalkan tumbuh-tumbuhan disekitar tempat penyanderaan yang masih bisa di makan.


Hitadipa Megau berharap, aparat dan pemerintah segera melakukan tindakan, apapun tindakan yang dilakukan oleh aparat yang penting dapat menyelamatkan warga yang disandera dari perlakuan TPN-OPM yang tidak manusiawi.
Share:

Senin, 13 November 2017

Viktor Yeimo: Kekerasan KKB di Tembagapura Jadi Penghambat ULMWP di PBB

KNPBNEWS-Papua. Peristiwa kekerasan yang terjadi di tembagapura yang dilakukan oleh Kelompok KKB ataupun TPN-OPM tidak akan mendapatkan respon dari PBB terkait upaya yang sudah dilakukan oleh ULMWP.

Lobi-lobi politik selalu dilakukan untuk memerdekan west papua tinggalah sebuah harapan saja, jikalau ancaman dan terror serta kekerasan terus dilakukan oleh kelompok KKB di wilayah Tembagapura yaitu kampung Banti dan Kimbely.

Selagi kekerasan dan pengisolasian warga yang dilakukan oleh Kelompok KKB terhadap 2 kampung yaitu kampung Banti dan Kampung Kimbely masih terus terjadi ini akan menghambat perjuangan Papua di luar negeri (PBB).

Seperti yang kita ketahui bahwa sudah lebih dari 2 minggu masyarakat di kampung Banti dan Kimbely di Isolasi oleh KKB, mereka melarang masyarakat untuk keluar dari kampung.

Bahkan ada kekerasan yang dilakukan oleh KKB yang beredar di media youtube, yang mana terlihat KKB menyiksa warga kampung sampai meningga dunia, serta adanya pemerkosaan terhadap seorang warga kampung.


Hal ini diingatkan oleh Viktor Yeimo kepada Kelompok KKB ataupun TPN-OPM agar tidak melakukan kekerasan lagi terhadap warga kampung, karena ini bisa menjadi penghambat upaya ULMWP di Luar negeri. 
Share:

Jumat, 10 November 2017

Dukung Papua Merdeka, PM Manasseh Sogavare Digulingkan





Knpbtimikanews, Jayapura – PM Solomon Islands Manasseh Sogavare digulingkan akibat keterlibatannya mendukung Kemerdekaan Papua yang selama ini dianggap illegal di PBB.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Douglas Ete kepada Tim Redaksi Knpbnews melalu Telepon seluler, bahwa Manasseh Sogavare sudah tidak pantas lagi memimpin Salomon Islands.

“Solomon Islands seharusnya tidak menyia-nyiakan waktunya untuk masalah Papua mengingat fakta bahwa Papua Nugini yang merupakan tetangga terdekat rumpun Melanesia bahkan tidak mendukung Papua Merdeka,”kata Douglas Ete.

Douglas Ete menambahkan bahwa selain karena alasan dalam negeri, mosi tak percaya terhadap Sogavare juga dipicu oleh dukungannya terhadap Papua dan mosi tidak percaya mengatakan Sogavare seharusnya menarik dukungannya terhadap aspirasi merdeka Papua.

“Solomon Islands seharusnya tidak menyia-nyiakan waktunya untuk masalah Papua mengingat fakta bahwa Papua Nugini yang merupakan tetangga terdekat rumpun Melanesia bahkan tidak membela nasib rakyat Papua,”pungkas Anggota Parlemen Honiara Timur Douglas Ete
Share:

Support

ad300