This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 19 Januari 2018

Semua Orang Papua Punya Kesempatan Untuk Memimpin Tanpa Ada Batasan-Batasan Tertentu


Knpbtimikanews, Jayapura – Papua mempunyai banyak Putra dan Putri terbaik yang dapat memimpin Negara maupun Provinsi Papua sendiri dengan segudang pengalaman politik yang selama ini mereka pelajari.

Dewan Adat Papua (DAP) yang wakili oleh Theodorus Kosay mengatakan bahwa semua Masyarakat Papua berhak dengan mencalonkan diri Menjadi Gubernur, Bupati dan DPR, karena Masyarakat Papua banyak yang punya jiwa pemimpin yang baik.

“Kami berharap agar Kedepan semua bisa bersaing untuk menjadi Pemimpin Papua yang berkualitas untuk Papua dan Kami juga ingin katakan bahwa Stop dengan pemborongan Partai Politik karena hal tersebut hanya untuk menguntungkan satu pihak saja,” kata Theodorus Kosay

Theodorus Kosay melanjutkan bahwa, dilihat dari segi demokrasi bahwa siapapun bisa menjadi pemimpin didaerah mana saja di Papua serta bisa menjadi contoh yang baik untuk masyarakat Papua.

“Contohnya Masyarakat Pegunungan Tengah Papua bisa jadi Bupati di daerah Pesisir begitu pun Orang Pesisir atau Pantai bisa jadi Bupati di daerah pegunungan tengah Papua dan jangan ada lagi sukuisme di Papua,”

Jangan ada lagi sukuisme di Papua sehingga kita bisa membangun dan memiliki Pemimpin yang berkualitas untuk membangun serta mensejaterakah seluruh masyrakat yang ada di Papua,”tutup Theodorus Kosay


Share:

Rabu, 17 Januari 2018

Dua Paslon Gub dan Wagub Diminta Kendalikan Pendukungnya


Knpbtimikanews, Jayapura - Anggota DPR Papua, Emus Gwijangge meminta kepada kedua tim pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Papua dalam hal ini LUKMEN dan JOHSUA jangan saling serang di media sosial (Medsos), tapi sebagai tim, mereka dapat mengendalikan para pendukungnya.

Bahkan, kata Emus belakang ini ada sekitar 70 persen para pedukung pasangan calon secara terbuka mereka saling serang dan saling sindir di media sosial.

“Saya lihat dua tim relawan ini yang terkesan saling serang sekarang. Sehingga kedua pasangan calon mereka harus dapat kendalikan relawannya. Jangan ada gerakan tambahan yang dapat menimbulkan konflik, “ kata Emus Gwijangge

Menurut legislator Papua ini, masih ada waktu ke depan, sebelum hari pencoblosan, sehingga jangan saling serang lewat isu-isu yang belum diketahui kebenarannya.

“Kedua kandidat ini yang dapat mengendalikan massanya. Kalau tim sukses mungkin masih bisa menahan diri, tapi kadang tim relawan ini yang selalu saling serang dan bikin gerakan tambahan. Sebaiknya jangan membuat isu-isu yang provokatif, ” tandas Emus.

Lanjut Emus, kami minta kepada kedua kandidat tolong perintahkan relawannya agar masing-masing dapat mengendalikan diri dan tidak saling menyebar isu yang tidak benar.

Bahkan kata Emus, jika ada hal yang berkaitan dengan hukum, sebaiknya diserahkan kepada pihak penegak hukum. Sehingga apa yang menjadi ranah dan tugas Bawaslu serta KPU, dapat disampaikan kepada lembaga tersebut.

“Jadi kandidat harus ingatkan relawannya atau pendukungnya jangan membangun isu yang dapat menimbulkan gesekan di masyarakat lalu kemudian menjadi konflik, “ pintanya.

Emus menambahkan, seharusnya Tim LUKMEN dan Tim JOHSUA mereka harus bekerja sampai akar rumput. Tidak usah kedua tim relawan ini saling serang dan bangun isu yang tidak benar.

“Tidak usah kalian saling serang di Medsos atau bahkan menyebarkan isu-isu yang tidak benar sehingga menilmbulkan konflik. Selain itu kedua tim kandidat ini juga jangan saling mendiskreditkan satu sama lain,” ujar Emus

Untuk itu Emus berharap kepada Tim Relawan LUKMEN – JWW, agar kedua Tim relawan dapat bekerja secara profesional dan jangan membangun isu-isu yang provokatif atau isu-isu yang bisa menimbulkan konflik horizontal pada kedua tim tersebut.

Namun Diakui Emus, sudah pernah menyampaikan hal yang sama di beberapa media. Untuk itu, sebagai wakil rakyat Emus kembali mengingatkan kepada kedua kandidat agar dapat mengendalikan pendukunganya, sehingga Pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang kita harapkan semua.


“Kepada kedua tim pemenangan untuk LUKMEN dan JOHSUA sebaiknya bekerja saja tidak usah bangun opini yang tidak benar. Sebaiknya menahan diri untuk tidak memprovokasi satu sama lain. Seharusnya kedua Tim ini mereka bekerja sama agar Pilgub 2018 ini dapat berjalan dengan aman dan lancar, “ tutup Emus.
Share:

Selasa, 16 Januari 2018

Masyarakat Asmat Butuh Bantuan Kasih Bukan Timbal balik


Knpbtimikanews, Jayapura – Dampat Gizi Buruk dan Wabah Campak yang terjadi di Kabupaten Asmat Khususnya Kampung Swator, Fayit, Pulau Tiga, Jetsy, dan Siret sangat memptihatinkan dan butuh bantuan medis untuk membantu Masyarakat yang ada di Kampung-kampung tersebut.

Legislator Papua Natan Pahabol saat di Konfirmasi melalui saluran Telepon oleh Tim Knpbrimika news, mengatakan bahwa Wabah Campak dan Gizi buruk ini harus cepat ditangani dan diambil langkah-langkah agar semua Masyarakat yang ada di Kampung-kampung bisa tertolong.

Natan menambahkan bahwa, saat ini lagi dalam proses Pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 26 Juni 2018 nanti dan diharapkan jangan ada Tim Sukses atau Relawan dari masing-masing Kandidat mengambil kesempatan ini sebagai dukungan untuk maju dalam Pilgub Papua.

“Kami berharap agar bantuan yang diberikan kepada seluruh Masyarakat Kampung yang berada di Kab. Asmat itu dengan ketulusan hati bukan dengan ada timbal balik untuk kepentingan pribadi,” kata Natan Pahabol

Lanjut Pahabol, sekarang bukan waktunya untuk jual nama untuk dipilih dalam Pilkada bulan Juni nanti tetapi sekarang yang dibutuhkan adalah ketulusan setiap komponen Masyarakat yang ada di Papua untuk melihat saudara-saudara kita yang ada di Kab. Asmat.

Harapan Kami agar masyarakat yang ada di Kab. Asmat bisa membaik dan jangan ada masalah atau kejadian seperti Wabah Campak dan Gizi buruk di Papua dan diharapkan setiap komponen bekerja sama untuk menjaga penerus Papua yang ada di Kab. Asmat.
Share:

Sebanyak 12 Putra dan Putri Papua Siap Bersaing di Dunia Penerbangan


Knpbtimikanews, Jayapura - Sebanyak 12 calon pilot dari kalangan putra-putri Papua segera menjalani pendidikan sebagai taruna penerbangan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi, Jawa Timur.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max L Sabarofex, di Manokwari, Selasa (09/01), mengatakan proses seleksi calon taruna penerbangan ini sudah hampir selesai.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan menggelontorkan program beasiswa penerbangan khusus bagi putra-putri Papua di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Melalui program ini pemerintah menginginkan jumlah pilot dari putra-putri Papua terus bertambah. Pusat memberikan jatah 12 orang bagi dua provinsi tersebut untuk menjalani pendidikan penerbangan mulai tahun 2018.

Menindaklanjuti program ini, Dinas Perhubungan Papua Barat sudah membuka pendaftaran dan seleksi sejak beberapa bulan lalu.

“Kita buka dalam dua tahap. Seleksi tahap pertama belum bisa memenuhi kuota sehingga kita buka seleksi tahap kedua,” kata Max.

Dia mengutarakan pekan ini lima calon taruna dari Papua Barat menjalani sejumlah tes di Jakarta. Ia berharap seleksi ini melahirkan putra-putri terbaik yang akan dididik menjadi pilot.

“Di Jakarta adalah tes terakhir, dilaksanakan langsung oleh Kemenhub. Setelah dinyatakan lulus mereka akan dikembalikan ke daerah untuk persiapan uji terbang dan menjalani pendidikan di Banyuwangi,” katanya.

Max menjelaskan pada seleksi ini peserta menjalani beberapa tes dari inteligensia, serta kesehatan fisik hingga psikologi. Pelaksanaan tes tak hanya dilakukan di daerah. Peserta pun harus menjalani tes kedua di Jakarta.

“Memang sangat ketat karena kita ingin memperoleh anak-anak terbaik. Terbukti kita punya anak-anak mampu menjalani itu dan tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain,” sebutnya.
Share:

Jumat, 12 Januari 2018

Sekjen ULMWP OKTO MOTE Gagal Yakinkan Referendum Papua ke NGO Asing


Knpbtimikanews.com. - NewYork - Kampanye Free West Papua yang dilakukan Okto Motte, Sekjen ULMWP, 9 Januari 2018 lalu, di kantor National Lawyer Guild Chapter NYC, New York, telah gagal meyakinkan peserta yang hadir tentang perlunya pelaksanaan referendum bagi warga Papua (West Papua).

Share:

MENGIDAP HIV TENNY KWALIK MENINGGAL DUNIA di KALI KOPI TIMIKA


Knpbtimikanews.com. - Tenny Kwalik yang merupakan anak kandung dari mantan Panglima OPM Kelly Kwalik akhirnya menghembuskan napas terakhirnya di sebuah perkampungan di daerah Kali Kopi Timika, Tenny menghembuskan napas terakhirnya pada hari Kamis, 11 Januari 2018.

Share:

Kamis, 11 Januari 2018

Jangan Memilih Pemimpin Yang Hanya Berbicara Soal Papua Merdeka


Knpbtimikanews, Jayapura – Legislator Papua Laurenzus Kadepa menghimbau kepada seluruh Masyarakat Papua tidak memilih Pemimpin yang mendukung Kemerdekaan Papua

Laurenzus berharap Pemimpin Papua yang baru nanti bisa lebih baik dan menunjang pembangunan Papua agar kedepan Papua lebih maju lagi dan bisa menekan angka kemiskinan di Papua semakin menurun.

“Papua butuh Pemimpin yang tegas dan bertanggung jawab bukan Pemimpin yang hanya ingin menuntut kemerdekaan Papua saja tanpa memikirkan kemakmuran Masyarakat Papua,” kata Laurenzus Kadepa

Dengan Pilkada Tahun 2018 ini, harapannya Papua memiliki Gubernur yang lebih memperhatikan masyarakat Papua untuk lebih baik lagi baik di bidang  Pembangunan maupun Pendidikan.

“Masyarakat harus bisa melihat dan menilai siapa Pemimpin yang pantas untuk Papua, kalau ada Calon Pemimpin yang bicara tentang Papua Merdeka saya minta untuk tolak,” pungkas Legislator Papua Laurenzus Kadepa.

Papua adalah Indonesia dan kita harus berbicara tentang kemajuan Indonesia, bukan bicara kemerdekaan Papua.
Share:

Support

ad300