Knpbtimikanews, Jayapura - Anggota
DPR Papua, Emus Gwijangge meminta kepada kedua tim pasangan calon
Gubernur-Wakil Gubernur Papua dalam hal ini LUKMEN dan JOHSUA jangan saling
serang di media sosial (Medsos), tapi sebagai tim, mereka dapat mengendalikan
para pendukungnya.
Bahkan, kata Emus belakang
ini ada sekitar 70 persen para pedukung pasangan calon secara terbuka mereka
saling serang dan saling sindir di media sosial.
“Saya lihat dua tim relawan
ini yang terkesan saling serang sekarang. Sehingga kedua pasangan calon mereka
harus dapat kendalikan relawannya. Jangan ada gerakan tambahan yang dapat
menimbulkan konflik, “ kata Emus Gwijangge
Menurut legislator Papua
ini, masih ada waktu ke depan, sebelum hari pencoblosan, sehingga jangan saling
serang lewat isu-isu yang belum diketahui kebenarannya.
“Kedua kandidat ini yang
dapat mengendalikan massanya. Kalau tim sukses mungkin masih bisa menahan diri,
tapi kadang tim relawan ini yang selalu saling serang dan bikin gerakan
tambahan. Sebaiknya jangan membuat isu-isu yang provokatif, ” tandas Emus.
Lanjut Emus, kami minta
kepada kedua kandidat tolong perintahkan relawannya agar masing-masing dapat
mengendalikan diri dan tidak saling menyebar isu yang tidak benar.
Bahkan kata Emus, jika ada
hal yang berkaitan dengan hukum, sebaiknya diserahkan kepada pihak penegak
hukum. Sehingga apa yang menjadi ranah dan tugas Bawaslu serta KPU, dapat
disampaikan kepada lembaga tersebut.
“Jadi kandidat harus
ingatkan relawannya atau pendukungnya jangan membangun isu yang dapat
menimbulkan gesekan di masyarakat lalu kemudian menjadi konflik, “ pintanya.
Emus menambahkan, seharusnya
Tim LUKMEN dan Tim JOHSUA mereka harus bekerja sampai akar rumput. Tidak usah
kedua tim relawan ini saling serang dan bangun isu yang tidak benar.
“Tidak usah kalian saling
serang di Medsos atau bahkan menyebarkan isu-isu yang tidak benar sehingga
menilmbulkan konflik. Selain itu kedua tim kandidat ini juga jangan saling
mendiskreditkan satu sama lain,” ujar Emus
Untuk itu Emus berharap
kepada Tim Relawan LUKMEN – JWW, agar kedua Tim relawan dapat bekerja secara
profesional dan jangan membangun isu-isu yang provokatif atau isu-isu yang bisa
menimbulkan konflik horizontal pada kedua tim tersebut.
Namun Diakui Emus, sudah
pernah menyampaikan hal yang sama di beberapa media. Untuk itu, sebagai wakil
rakyat Emus kembali mengingatkan kepada kedua kandidat agar dapat mengendalikan
pendukunganya, sehingga Pilkada dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang kita
harapkan semua.
“Kepada kedua tim pemenangan
untuk LUKMEN dan JOHSUA sebaiknya bekerja saja tidak usah bangun opini yang
tidak benar. Sebaiknya menahan diri untuk tidak memprovokasi satu sama lain.
Seharusnya kedua Tim ini mereka bekerja sama agar Pilgub 2018 ini dapat
berjalan dengan aman dan lancar, “ tutup Emus.








0 comments:
Posting Komentar